Celoteh 29 Ramadhan

Ramadhan ‘kan berakhir, ‘tuk tahun ini berbahagialah wahai orang-orang yang beriman
Di kala kita juga bersemangat menegakkan shalat malam, tak hentinya kita berusaha mengamalkan secara kontinyu
Namun, kini Syawal-lah yang akan kita jumpai, dimana itu juga termasuk bulan ujian bagi kita
Mampukah kita lebih taat pada Allah atau hanya taat di bulan Ramadhan saja?
Akankah kita berada di lingkaran kemaksiatan dan perihal yang sia-sia lagi di bulan Syawal dan seterusnya nanti?
Continue reading

Advertisements

Ciri-Ciri Sahabat Sejati menurut Imam Al Ghazali

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Sahabat sejati adalah salah satu yang di butuhkan oleh setiap manusia. Sahabat sejati akan selalu memotivasi dan membangkitkan kita manakala sedang terjatuh, membantu kita manakala sedang kesusahan dan memerlukan bantuan, mengingatkan kita manakala kita salah dalam langkah.

Dengan sahabat sejati, kita pun akan lebih leluasa untuk saling berbagi; berbagi cerita, berbagi duka, berbagi tawa, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi rahasia, dll. Namun langkah sulitnya untuk mendapatkan sahabat sejati, sebab di dunia yang fana ini terlalu banyak persahabatan dan/atau persaudaraan semu karena berdiri di atas pondasi yang rapuh, tolok ukur yang keliru, tolok ukur berupa kepentingan-kepentingan duniawi bahkan di bangun atas dasar kemaksiatan.

Dengan demikian maka tak heran di jaman sekarang ini kita sering menemukan orang yang berteman atau bersahabat karena ada maunya saja, atau ketika dalam keadaan senang saja, namun ketika keinginannya sudah tercapai dan/atau ketika temannya sedang dalam kesusahan, maka tidak segan-segan dia meninggalkan temannya itu karena di anggap secara duniawi sudah tidak penting, tidak menguntungkan dan tidak memerlukannya lagi.

Lantas, bagaimanakah kita bisa mengukur persahabatan sejati itu? Mari kita simak 12 ciri-ciri sahabat sejati menurut Imam Al Ghazali:

1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu.

2. Jika kau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan
membalas balik persahabatanmu itu.

3. Jika kau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya
membantu sesuai dgn kemampuannya.

4. Jika kau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut
dgn baik.

5. Jika ia memperoleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan
menghargai kebaikan itu.

6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu, maka maka ia akan berupaya
menutupinya.

Lanjutkan bacaan ini di sini:
http://sevmananda.wordpress.com/2014/10/24/ciri-ciri-sahabat-sejati-menurut-imam-al-ghazali/

_